Gelapnya dunia siang tak singkirkan asa
Di susuri setiap terjalnya kehidupan
Oleh sesosok umat tua
Yang bertaruh segala demi mapan

Tiada kata sudut maupun ujung dalam asa
Terbentang luas bagi siapapun yang tegar
Berkelana dibawah sang surya nyata
Membiarkan punggung coklatnya terbakar

Cucuran keringat yang menjadi pertanda
Lelah sudah lahir nya gemati
Namun sebagai pahlawan keluarga
Harapan baja trus meninggi

Ntah kehormatan bagaimana harus kau terima
Kendati ada yang menyia-nyia
Sungguh patut lah neraka
Semoga gigihmu menjadi bekal di syurga

Oleh : Iis liana Tari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: