KONSOLIDASI KEDUA MENGENAI TUNTUTAN PENURUNAN UKT

0

Pelaksanaan konsolidasi

RadenIntan – Konsolidasi Aksi Lanjutan KAMU Lampung mengenai Tuntutan Penurunan UKT yang dilaksanakan di gerbang utama UIN Raden Intan Lampung, (Rabu, 27/01/21).

Aksi ini merupakan aksi lanjutan untuk menindaklanjuti kebijakan Wakil Rektor 3 yang meminta waktu 1 x 24 jam untuk mempelajari tuntutan yang diajukan KAMU Lampung pada audiensi pada Kamis lalu.
“Beri waktu kepada pihak pimpinan bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan untuk membicarakan tuntutan adik adik semua kepada jajarannya. Maka dari itu pihak pimpinan butuh waktu dan ketenangan untuk merumuskan jawaban untuk tuntutan adik adik semua” Jelas Warek 3 Prof. Wan Jamaluddin M. Ag saat menemui peserta Aksi digedung rektorat Kamis lalu.

Dalam aksi konsolidasi ini pula pihak KAMU Lampung meminta penjelasan terkait tuntutan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) yang dikeluarkan dalam audiensi kemarin karena poin tuntutan DEMA-U ada yang berbeda dengan KAMU Lampung.

“Untuk poin tuntutan DEMA-U itu hanya berbeda dipoin 25 % tanpa bersyarat untuk Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dan 50 % untuk Mahasiswa yang sudah menyelesaikan SKS atau berada di semester 8 keatas, Dan dari DEMA-U sendiri sudah sepakat untuk menyetujui hasil rapat konsolidasi malam ini” Jelas Angga perwakilan dari Anggota DEMA-U.

Adapun hasil dari konsolidasi ini yaitu 4 poin tuntutan yang sudah disepakati kemarin tetap sama, yaitu :
1. Penurunan UKT 1 grade tanpa syarat bagi seluruh mahasiswa selama masa pembelajaran daring, bagi yang mengajukan.
2. Pemberian kuota belajar kepada mahasiswa setiap bulan, berdasarkan pada keputusan menteri keuangan RI no. 394 tahun 2020 poin ke 3 tentang biaya paket data dan komunikasi. Bahwa setiap mahasiswa yang melakukan pembelajaran daring harus diberikan paket data maksimal sebesar 150.000/bulan.
3. Transparansi penggunaan UKT.
4. Ditiadakan pembayaran selain UKT, dan meminta rektor mengeluarkan surat edaran bahwa tidak akan ada biaya kuliah Selain UKT.

Dan untuk waktu aksi kembali yaitu dilaksanakan pada hari senin nanti. Dan mereka berharap bahwa dengan aksi ini pihak birokrasi dapat mendengarkan apa yang mereka suarakan.

Rep : Med

Leave a Reply