SEORANG AHLI PSIKOLOGI BERIKAN TANGGAPAN TERKAIT KASUS PELECEHAN SEKSUAL

Frame : Lely Syamsul

Raden Intan – (Kamis, 31/12/20). Salah satu pembicara dalam acara Diskusi daring terkait kasus pelecehan seksual terhadap salah satu anggota Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Dewan Kota (PPMI – DK) yaitu Ahli psikologi dari Women’s March Lampung Lely Syamsul memberikan tanggapan terhadap kasus pelecahan seksual.

Aliansi Pers Mahasiswa Lampung (APML) mengadakan diskusi daring via zoom terkait kasus pelecehan seksual terhadap salah satu Anggota PPMI- DK Semarang. Acara tersebut dihadiri oleh 33 peserta dari berbagai kalangan pers mahasiswa di Bandar Lampung.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Lely, beliau mengatakan “langkah awal untuk melakukan penanganan kasus pelecehan seksual adalah speak up, maksudnya adalah berbicara kepada orang yang dapat dipercaya” ujar Lely.

Beliau juga mengungkapkan bahwa tidak perlu malu untuk melakukan speak up terhadap kasus pelecehan seksual tersebut, agar tidak terjadi traumatic yang mendalam bagi penyintas. Perlu kita pahami bahwa kasus pelecehan seksual dapat mengganggu kondisi psikis penyintas, sehingga perlu adanya penanganan yang tepat terkait kasus ini.

“Yang pasti kita semua harus menambah wawasan dan edukasi tentang pelecehan seksual itu seperti apa” ujar Lely. Dalam hal ini ia mencoba untuk mengajak semua orang untuk menambah edukasi terkait bagaimana cara mengenali dan membedakan yang mana kasus pelecehan seksual dan yang bukan.

Beliau menjelaskan bagaimana cara mengatasi situasi apabila mendapat pelecehan seksual. Pertama, yang harus dilakukan penyintas adalah melakukan speak up kepada orang yang dapat dipercaya. Langkah selanjutnya adalah meyakinkan diri penyintas bahwa pelakulah yang salah. Lely juga mengungkapkan bahwa perlunya melakukan proses dokumentasi pada saat kejadian berlangsung, agar adanya bukti yang pasti terkait pelecehan seksual. Mencari informasi terhadap lembaga terkait untuk membantu memberikan konseling bagi penyintas, dan langkah terakhir adalah melaporkan kepihak yang berwajib.

Lely pun memberikan saran bagi seseorang yang mengalami pelecehan seksual yaitu memberikan mekanisme penanganan yang cepat bagi penyintas guna meminimalisir adanya traumatic mendalam.

 

Reporter :  Tiya Feblian
Editor      :   Med

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: