Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidik Misi Nasional MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 GUNA MENINGKATKAN DAYA SAING BANGSA

Raden Intan- Rabu, (24/04/2019). Mahasiswa jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, “Renaldy Eka Putra” menjadi delegasi AMPIBI UIN RIL (Asosiasi Mahasiswa Penerima Bidik Misi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung).
Renaldy adalah salah satu delegasi peserta perwakilan dari lampung yang mengikuti kegiatan silaturahmi dan musyawarah nasional persatuan mahasiswa dan alumni bidik misi nasional (SMNPDN) yang di ikuti oleh 120 Perguruan Tinggi se Indonesia dengan tema “Muda Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Guna Meningkatkan Daya Saing Bangsa” yang di laksanakan pada tanggal 22-27 April 2019 di Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Renaldy menuturkan “Saya ucapkan terimakasih kepada semua kawan-kawan mahasiswa bidik misi yg terhimpun dalam satu wadah bernama (AMPIBI UIN RIL) yang sudah memberikan masukan-masukan dan juga kepercayaan kepada saya untuk mengikuti kegiatan tersebut saya Berharap dengan mengikuti dan terlibat dalam forum tersebut saya mampu memberikan gagasan-gagasan dalam forum SMNPDN tersebut yg tujuan nya memang untuk mengevaluasi periode kepemimpinan pertama pengurus permadani diksi Nasional, karena memang program pemerintah terkait beasiswa bidik misi yang dilaksanakan oleh direktorat jendral pendidikan tinggi terhitung sejak tahun 2009 sampai 2015 belum ada wadah yang mampu menghimpun potensi mahasiswa bidik misi se Indonesia, baik dari perguruan tinggi yang di naungi oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia juga Kementerian Agama” tutur Renaldy.
Sehingga tahun 2015 dilakukan munas pertama tepat nya di UNIHAS makasar kemudian tahun 2017 munas di lakukan di UNILA dan ini kali ke 3 permadani diksi melakukan munas.
Renaldy mengatakan “sesuai dengan visi dan misi program DITJEN DIKTI tersebut diharapkan mahasiswa aktif ataupun alumni mampu memberikan kebermanfaatan jangka panjang dari beasiswa ini, supaya dapat dirasakan oleh orang banyak khususnya masyarakat indonesia pada umumnya” ujar Aldy.
Oleh karna itu “diharapkan kedepannya nanti apapun kebijakan-kebijakan yang di ambil oleh pengurus nasional, tidak hanya kering di ruang publik melainkan surat-surat edaran yang di edarkan pengurus nasional kepada seluruh mahasiswa bidik misi se indonesia mempunyai daya dorong dan mampu menggerakan semua potensi mahasiswa bidik misi se indonesia Insya Allah dengan begitu Alumni dan mahasiswa aktif mampu mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara dalam mempersiapkan indonesia emas untuk menghadapi bonus demografi tahun 2030-2045” tambah aldy.
Renaldy kembali menuturkan dalam forum musyawarah nasional permadani diksi “saya berharap seluruh delegasi mampu menyalurkan gagasannya dalam forum kali ini karena memang faktanya sekarang belum terakomodir secara sistematis. Harapan nya hasil munas kali ini bisa menguatkan landasan hukum, landasan historis dan landasan ideologi nya harus jelas karena ini sangat fundamental dalam menjalankan roda organisasi dan mampu mengetuk perguruan tinggi yang ada di indonesia yang ada mahasiswa bidik misi nya, yang paling penting adalah anak-anak bangsa semakin sadar dan semangat melanjutkan pendidikan nya ke jenjang perguruan tinggi. Ujar aldy.
Dalam Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945, menyebutkan “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. Artinya Filsafat pendidikan nasional menegaskan bahwa tidak seorang pun yang dapat ditolak untuk mendapatkan pendidikan dengan alasan material, terlebih lagi ada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan REPUBLIK INDONESIA NOMOR 96 TAHUN 2014 dan penjabaran nya mengenai program pemerintahan yang memberi beasiswa kepada anak yang kurang mampu dan berprestasi, artinya tidak ada alasan lagi bagi anak bangsa yg mau kuliah dan merajut Asa nya.
Warek 3 UIN RIL Prof.Dr.Syaiful Anwar.M.pd menuturkan “Kepada pengurus Ampibi Uin Ril diharapkan mampu membuat suatu Format baru pengelolaan mahasiswa bidik misi UIN RIL agar kedepan nya nanti kegiatan-kegiatan mahasiswa bidik misi lebih produktif dan dia memberi suport kepada kepengurusan baru periode 2018-2019 atas inisiasi dan terobosan yang di lakukan, juga kepada seluruh mahasiswa bidik misi beliau menunggu prestasi dari kalian” ucap nya.
Laporan : Tasel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: